Langsung ke konten utama

Bahagia Menyambut Usia Empat Puluh

Beragam pemikiran akan menghampiri saat seorang perempuan menginjak usia empat puluh.
Mungkin pikiran berasa semakin tua juga akan memengaruhi hal-hal lain di seputar kehidupan ke depannya.
Tak banyak tulisan yang mengupas seputar kehidupan perempuan usia empat puluh tahun ke atas, sepengetahuanku.
Padahal banyak hal yang bisa dibagi lho. Usia kepala empat bukan berarti waktu berhenti sampai di sini.
Bahkan aku pribadi berencana untuk mandiri secara finansial di usia empat puluh lima tahun, naik haji dan setelah itu melakukan perjalanan untuk berbagi.
Semoga Allah swt memuluskan jalan untukku dan memberikan umur panjang dan kesehatan untuk melakukan itu semua ^_^
Menjelang itu, aku akan berbagi melalui blog ini mengenai segala hal yang baik terkait usia empat puluh ke atas.
Pantau terus ya, blog ini ;)

Salam hangat,
Aira Kimberly

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Badan Butuh Istirahat

Bangun jam 3 pagi,dan itu bukannya dipaksa. Sejak kecil sepertinya ada alarm di kepala yang otomatis membangunkan saya pada jam tiga pagi.
Dan,sejak menjadi ibu rumah tangga yang juga punya profesi ganda. Yeah! 24 jam sehari itu nggak cukup saudara-saudara...! *curhatpakeToa
So, seabis isya pasti tidur. Jam dua belas bangun dan kerja. Jam tiga pagi jadwalnya nyiapin semua hal terkait anak-anak. Dan tak terasa udah jam 11 siang, pengen sarapan.Tapi pas ngambil piring keliatan setumpuk piring dan panci bekas memasak yang masih kotor bel sempat dibenahi. Karena kudu ke sekolahan dulu nungguin dan jemput si bontot.
Yowes,daripada makan enggak tenang,mending tak kelarin dulu bebenah, batinku.
Baru aja meraih panci besi bertangkai untuk dicuci..eh..pancinya gedumbrang menimpa kran wastafel.
Krannya lansung copot,kaget ngkali ketimpa panci besi yg berat itu. Air muncrat deh kana-mana bikin bajuku basah kuyup.
Sukses deh,bikin pak suami ngomel karena kudu ngebenarin itu kran.
Pelajaran hari i…